×
  • Jl. Pejanggik No.12, Pejanggik, Mataram
  • +62 81 333224444

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika NTB

blog-post-image

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika NTB

Setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Oktober lalu, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika membawa banyak keuntungan dari berbagai aspek. Khususnya aspek ekonomi.

Adanya proyeksi positif akan masa depan dari pariwisata NTB berkat KEK Mandalika ini seluruh lapisan masyarakat NTB pun menjadi demam pariwisata. Hal tersebut menghasilkan meningkatnya jumlah wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.

Disebutkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Abdul Hadi Faishal, hal tersebut juga merupakan hasil dari dua momentum strategis pariwisata yang dilakukan NTB secara sukses selain peresmian KEK Mandalika oleh Presiden Joko Widodo.

Dua momentum lainnya tersebut di atas adalah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang digelar di tahun 2016 lalu yang mana keduanya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Abdul Hadi Faishal juga mengatakan bahwa pencapaian sukses sektor pariwisata NTB saat ini mulai dikenal wisatawan berkat andil Kementerian Pariwisata (Kemenpar) langsung di bawah komando Arief Yahya yang menjadikan Mandalika salah satu dari 10 destinasi prioritas. Sejak itu NTB secara otomatis menjadi salah satu pembicaraan pada daftar kunjungan wisata pelancong domestik dan mancanegara.

"Keseriusan Pemprov NTB didukung Kemenpar begitu terlihat dalam pengembangan pariwisata, dengan memberikan dukungan besar, baik dari sisi promosi maupun penguatan destinasi," cetus Hadi.

Dalam rangka mewujudkan pariwisata Indonesia yang kuat, KEK Mandalika disebut-sebut sebagai langkah awal dari serangkaian program besar yang direncanakan.

Tidak hanya itu, KEK Mandalika juga akan menjadi sumber kesejahteraan warga setempat. Diperkirakan dengan pengoperasian KEK Mandalika, kawasan ini akan mampu memberdayakan hingga 58 ribu orang tenaga kerja. Berikut investasi yang akan masuk pun diprediksi akan mencapai lebih dari 13 triliun rupiah.

Namun, seluruh elemen di NTB harus mempersiapkan diri untuk menyambut jumlah wisatawan yang diproyeksikan akan meningkat besar seiring dengan perkembangan KEK Mandalika. 

Hadi berharap jangan sampai ada wisatawan kecewa karena pada saat wisatawan itu sudah benar-benar datang namun kita belum siap.

Tidak hanya segi tenaga, infrastruktur pun juga perlu diperhatikan. Menurut Hadi pengembangan bandara di NTB harus tetap dilakukan.

Akses menuju kawasan KEK Mandalika pun lebih mudah diakses dengan adanya pembangunan jalan langsung dari Bandara Intenasional Lombok dengan jarak 30 menit.


KEK Mandalika terbentang luas 1.034 hektar, dari Pantai Kuta, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan. Kawasan ini ditandai dengan berdirinya Monumen Putri Mandalika yang ada di Pantai Seger.

Tidak hanya pantai, alam Mandalika juga menawarkan beberapa pilihan pariwisata lain yang sayang jika dilewatkan seperti Bukit Merese, Desa Adat Sade dan Desa Adat Ende khas masyarakat Sasak.